Cecap Menu Unik di Tanah Flores (Bagian 2)

From: Tempo.co News Site
Posted At: Sunday, October 14, 2012 12:58 PM
Posted To: 3.RESEP
Conversation: Tempo.co News Site
Subject: Cecap Menu Unik di Tanah Flores (Bagian 2)

TEMPO.CO, Labuan Bajo – Restoran Paradise di Labuan Bajo, Flores Barat, Nusa Tenggara Timur, memang apik secara tempat. Senja kemerahan yang terbentuk akibat hilangnya matahari ke balik bukit tergambar jelas pada Sabtu, 29 September 2012. Apalagi balkon ruang makan Paradise menghadap ke laut. Memberikan pandangan luas bagi tamu. Baca: Cecap Menu Unik di Tanah Flores (Bagian 1)

Meski begitu, saya dan teman perjalanan tidak ingin menyantap makanan di sana. Bukan karena tidak ada menu yang menarik. Tapi kami pengin mencoba sajian ikan di tepi dermaga.

Berjalanlah kami menuruni bukit. Ada berderet gerobak yang menawarkan menu hewan laut. Dan pilihan kami jatuh pada satu pedagang yang memajang ikan, cumi-cumi, serta udangnya dalam lemari kaca.

Di situ kami pesan ikan kerapu dan cumi-cumi. Untuk hidangan ikan, kami minta diolah dengan dibakar dan dibuat sup. Sedangkan cumi-cumi digoreng berbalut tepung.

Makanan datang. Wangi sedap menyeruak dari kuah sup ikan. Menggoda untuk saya icip. Kuahnya dulu saya sesap. Hmm…rasa segar tercecap. Ada tomat di dalam kuah, membuat rasa rada asam. Lalu ada daun kemangi dan bawang bombai. Mungkin itu yang memberikan aroma harum.

Walau isinya ikan, sup tak terasa amis. Daging kerapu juga terasa lembut, namun tak mudah lumat dalam mangkuk. Dan rasanya, enak!

Menu kedua yang disantap adalah ikan kerapu bakar. Yang satu ini ditemani dengan sambal terasi. Ikannya sendiri diramu dengan kecap manis. Pedas sambal, aroma terasi, manis kecap, dan rasa ikan bertemu dalam mulut. Hasilnya, saya tak berhenti mengunyah.

Untuk cumi goreng tepung, rasanya memang tidak spesial seperti menu ikan. Tapi tetap saja beda dengan cumi-cumi Jakarta. Di Ibu Kota, biasanya daging cumi-cumi bertekstur alot seperti karet. Tapi cumi-cumi Flores begitu empuk. Tidak susah mengunyahnya.

Makanan laut Flores Barat memang segar. Tapi sedikit penduduk Labuan Bajo yang menyantap ikan dan kawan-kawannya kala makan di luar. Mereka lebih memilih nasi goreng atau daging ayam. "Bosan makan ikan. Hampir tiap hari di rumah masak itu," kata seorang pengunjung warung gerobak.

Yang enak dari menu laut di Labuan Bajo tak hanya rasanya. Pada bagian bayar pun terasa nikmat. Untuk tiga menu lauk, satu piring nasi, dan air putih, saya hanya menyerahkan uang sekitar Rp 80 ribu. Murah meriah dan lezat. (Baca lanjutannya: Cecep Menu Unik di Tanah Flores (Bagian 3).

CORNILA DESYANA

Berita Terpopuler
Lionel Messi di Mata Sang Ibu

Casillas Ukir Rekor Tak Kebobolan 727 Menit

Cetak Hattrick, Pedro Disamakan dengan Messi

Jokowi Bawa Barang Serba Jelek ke Jakarta

Jokowi Terkenang Ular 4 Meter di Loji Gandrung

Apartemen Milik Model Berbikini Digeledah

Read more

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s